Studi Banding

Berisi informasi tentang sekolah-sekolah yang pernah melakukan studi banding ke SMA Muhammadiyah Wonosobo

Alhamdulillah, pada Hari Rabu, 29 September 2021 SMA Muhammadiyah Wonosobo mendapat kepercayaan lagi dari sekolah lain untuk sharing dalam “Implementasi Pengelolaan Pembelajaran Sistem Kredit Semester (SKS) SMA”. Kali ini yang berkunjung adalah SMA Kolombo Sleman yang berlokasi di Kecamatan Depok, Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Dalam kunjungan ini, pihak SMA Kolombo Sleman melibatkan 20 orang guru beserta kepala Sekolah Bapak Sukarsono,S.Pd.

Dikarenakan di masa pandemi Covid-19 seperti sekarang ini, sehingga penerimaan kunjungan tidak dilaksanakan di tempat seperti biasanya yaitu di Ruang Multimedia, melainkan di Gedung Serba Guna yang lebih luas. Dalam sambutannya Bapak Sukarsono menyampaikan ucapan terima kasih telah diterima dengan penuh kekeluargaan dan menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya karena SMA Muhammadiyah Wonosobo berkenan untuk sharing tentang “Penyelenggaraan SKS di SMA”. Sambutan berikutnya disampaikan oleh kepala sekolah SMA Muhammadiyah Wonosobo, Bapak Zulfan Setyanto, ST., M.Kom. Beliau menyampaikan bahwa hari ini dengan se-ijin Allah SWT, SMA Muhammadiyah Wonosobo dapat menjalin silaturahmi dengan SMA Kolombo Sleman, dan kami sangat menghargai dan memuliakan kedatangan tamu seperti diajarkan dalam Islam.

Selanjutnya Bapak Zulfan menyampaikan bahwa SKS di SMA Muhammadiyah Wonosobo telah dilaksanakan semenjak tahun 2016 hingga sekarang telah meluluskan siswa-siswinya yang belajar selama 4 semester (2 tahun). Pada awal-awal mau implementasi pembelajaran SKS memang sekolah merasa pusing dan menyita waktu yang lumayan ekstra dikarenakan SKS masih model kontinyu dan diskontinyu. Sehingga wajar apabila banyak sekolah-sekolah lain yang belum menerapkan SKS dalam pembelajarannya. Namun, seiring dengan berjalannya waktu, ternyata penyelenggaraan SKS disamakan di seluruh Indonesia oleh Dinas Pendidikan Nasional dengan nama baru yaitu “SKS Era Baru” yang lebih mudah dan lebih fleksibel dalam penyelenggaraannya.

Acara selanjutnya dilakukan sharing dan tanya jawab seputar SKS dipandu oleh Bapak Nasehan selaku pembawa acara. Dalam sesi  tanya jawab ini, pihak Tim SKS SMA Muhammadiyah Wonosobo (Bapak R. Budi Prasetyo, Ibu S. Gita Nurani, Ibu Rizka DU, Bapak Supriyanto, dan para wakil kepala sekolah) memberikan pengalaman dan tip trik dalam penyelenggaraan SKS. Hasil sharing dan tanya jawab yang dapat disimpulkan disini antara lain:

  1. Seperti apa itu SKS dan bagaimana tantangannya ketika sekolah akan menerapkan SKS
  2. Kenapa memilih pembelajaran SKS dan apa keunggulannya
  3. Bagaimana langkah-langkah untuk memulai SKS
  4. Bagaimana pengelolaan pembelajaran SKS untuk siswa yang akan lulus 4 semester
  5. Kenapa pembimbing akademik untuk SKS tetap dari mulai siswa masuk sampai siswa tersebut lulus
  6. Bagaimana tentang penggunaan sumber belajar berupa UKBM dan buku paket dari Kemdikbud
  7. Bagaimana model penilaian dan rapor untuk siswa yang akan lulus 4 semester
  8. Bagaimana pembayaran SPP untuk anak-anak yang akan lulus 4 semester apakah disamakan dengan yang lulus normal atau bagaimana
  9. Bagaimana pemilihan siswa-siswi yang di prediksi bisa lulus 4 semester

SMA Muhammadiyah Wonosobo pada hari Rabu, 10 Mei 2017 sekali lagi mendapat kunjungan. Kunjungan kali ini berasal dari SMA Muhammadiyah Kedawung Kabupaten Cirebon dengan mengikutsertakan unsur-unsur kepala sekolah (SMP, SMA dan SMK), Majelis Dikdasmen dan PDM Kabupaten Cirebon.

Kunjungan yang berlangsung akrab dan penuh kekeluargaan ini bertujuan untuk sharing pengalaman bagaimana kiat-kiat yang bisa diterapkan secara bersama-sama memajukan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) di bidang pendidikan.